Cegah Konflik Sosial : Kanit Binmas Polsek Purwosari Gelar Problem Solving

IMG-20170228-WA0021Laju pembangunan infrastruktur di era modern sudah tak bisa dipandang sebelah mata, dengan tingkat laju pertambahan kendaraan yang semakin hari semakin cepat, penyediaan akan jalan bebas hambatan atau disebut jalan TOL terus di kebut pengerjaanya, hal ini sesuai instruksi Presiden JOKOWI, namun dalam pelaksanaan proyek pembangunanya tak semulus seperti bakal jalan yang akan di bangun, karena kerap di ganggu kepentingan-kepentingan di tengah masyarakat yang menguntungkan perseorangan maupun segelintir kelompok masyarakat yang terorganisir.

Terdapat di jalur yang akan menjadi pembangunan proyek tol, sebut saja di wilayah Kec.Purwosari tepatnya di Ds.Pager  dan Ds.Sengon agung dimana warga di 3 (tiga) Dusun yang meliputi Dsn. Baran Ds.Pager, Dsn.Buluagungjowo Ds. Pager, dan Dsn.Buluagungwonowoso Ds.Sengon agung mengajukan somasi kepad pihak pembanguanan jalan Tol terkait penebangan Pohon, yang mana menurut warga, wilayah penebangan pohon tersebut menjadi penyedia air bersih yang selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari oleh warga.

Dari pantauan di lapangan, untuk mencegah konflik sosial, maka beberapa Instansi terkait menggelar kegiatan Problem Solving di Balai Desa Pager, kemarin pagi (27/02/2017) pukul 09.00 wib, yang dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Purwosari IPDA SUNARDI bersama dengan Bhabinkamtibmas Ds.Pager AIPTU TAUFIQ HIDAYAT, bagian Humas Tol Sdr. NURUL, Kades Pager, Toga, Tomas, Babinsa dan perwakilan dari 3 (tiga) Dusun yang terkait, dengan tujuan berdiskusi dan berusaha memecahkan masalah dengan mencari sumber air penggantinya.

Mengingat, dalam giat tersebut beberapa warga juga berdatangan menghalang-halangi pembangunan proyek tol yang lokasinya bertepatan pada pohon yang memiliki sumber air, serta melarang pohon tersebut untuk ditebang.

Hingga sampai saat ini, wilayah penebangan pohon tersebut masih menjadi kajian survey pihak Tol, karena masih mencari solusi lain terkait sumber air, jika memang wilayah pohon tersebut harus di tebang.

“semua kita rembukan bersama guna mencari solusi, pihak tol akan mengadakan surve dan kajian terkait sumber air  jika pohon ditebang, proyek negara harus tetap jalan sesuai waktu yang sudah ditentukan,” tutur Kanit Binmas dalam kegiatan tersebut.

Selama kegiatan berlangsung aman, tidak ada hal-hal yang bersifat anarkis, semua di sampaikan secara perwakilan, selanjutnya kegiatan di tutup dengan Do’a sambil menunggu hasil survey dan kajian pihak Tol.

Dan untuk menjaga kondusifitas wilayah, kerja sama tiga pilar antara Pemerintahan, Desa, dengan Bhabinkamtibmas serta Babinsa akan  tetap memantau kegiatan di masyarakat, demi tercapai tertib hukum di wilayah Kec. Purwosari Kab. Pasuruan.

Penulis : Purwo / Purwosari

Editor : Clara

Publish : Clara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>