DALAM SEMALAM DI WILAYAH PASREPAN, ANGGOTA BUSER BERHASIL AMANKAN 2 PELAKU PEMBAWA SAJAM

dsc03196Polres Pasuruan terus berusaha memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya, kali ini Jum’at (23/09/2016) petugas buser yang dipimpin KBO Reskrim IPTU YUDHI PRASETYO, SH. dalam semalam meringkus 2 (dua) pelaku pembawa sajam tanpa dilengkapi surat yang sah diwilayah Kecamatan Pasrepan, dan pelaku yang ditangkap bernama MUKHAMAD ALI Bin KHALIL (Laki-laki, Umur : 42 tahun, Pekerjaan : Tukang graji kayu, Alamat : Dsn. Bendungan Ds. Sruwi Kec. Winongan Kab. Pasuruan) dan SUNARDI Bin NOTO (Laki-laki, Umur : 37 tahun, Pekerjaan : Swasta, Alamat : Dsn. Satah Ds. Sruwi Kec. Winongan Kab. Pasuruan).

Adapun kronologinya yaitu bermula dari giat patroli kringserse yang dilakukan petugas di jalan raya sepanjang Kecamatan Pasrepan, saat ditengah patroli itu pada jam 21.00 WIB petugas mendapati ada seseorang sedang mengendarai motor dengan gelagat yang mencurigakan, sehingga petugas langsung melakukan penghadangan terhadap seseorang tersebut, setelah petugas berhasil memberhentikan laju motor itu, petugas langsung melakukan penggeledahan dan diketemukan sebilah senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di pinggang sebelah kiri, dan pelaku yang ditankap bernama  MUKHAMAD ALI Bin KHALIL, kemudian pelaku beserta barang buktinya diamankan petugas untuk di bawa ke Mapolres Pasuruan.

Namun dalam perjalanan menuju Polres Pasuruan, tidak jauh dari TKP sebelumnya petugas kembali melihat seseorang yang tampak mencurigakan pula dengan mengendarai motor, selanjutnya petugas langsung menghampiri orang tersebut dan menemukan sebilah senjata tajam yang disimpan dibalik bajunya, saat dilakukan penangkapan pelaku mengaku bernama SUNARDI Bin NOTO  yang tidak lain adalah teman dari pelaku pertama, sehingga oleh petugas keduanya pun digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan.

Dalam pengakuan kedua pelaku kepada petugas, tersangka berdalih senjata itu untuk jaga diri, namun apapun alasannya membawa celurit tanpa ijin tetap dilarang dan melawan hukum, kini karena perbuatannya itu, pelaku pun terancam hukuman 10 tahun penjara, karena dianggap melanggar pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang sajam dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara”, Ujar KaSubbag Humas Polres Pasuruan AKP MD.YUSUF, SH., MM.

(by : humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>