KAPOLRES PASURUAN GELAR PRESS RELEASE UNGKAP KASUS PEMBUNUHAN DI LADANG PERHUTANI PASREPAN

aDSC02529Maraknya kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Hukum Polres Pasuruan tidak membuat gerah anggota Polres Pasuruan untuk terus memburu para manusia berdarah dingin yang keji itu, hal ini terbukti dengan kembalinya keberhasilan anggota Sat Reskrim Polres Pasuruan dalam pengungkapan kasus dan tertangkapnya pelaku pembunuhan yang terjadi di Ladang milik Perhutani yang termasuk Dsn.Sumberrejo Ds.Galih Kec.Pasrepan Kab.Pasuruan.

Dan di dalam ruang Media Center Subbag Humas, Kapolres Pasuruan AKBP MUHAMMAD ALDIAN, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim AKP KHOIRUL HIDAYAT, S.H. Dan Kasubbag Humas AKP MD. YUSUF, S.H., M.M. telah kembali melakukan giat Press Realase tentang Pelaku Pembunuhan di wilayah Pasrepan, dan dalam keterangannya Kapolres Pasuruan menjelaskan dengan rinci mulai dari kronologi kejadian hingga keberhasilan anggota Kepolisian Polsek Parepan Polres Pasuruan.

Adapun kronologinya, pada hari Senin (11/07/2016) sekira jam 15.00 Wib tersangka SUTIYOK Bin LEGIMAN (Laki-laki, umur : 56  tahun, Pekerjaan : Petani, Alamat Dsn.Mangu Rt.01 Rw.01 Ds.Pusungmalang Kec.Puspo Kab.Pasuruan) dan NUR (Menantu Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN/ DPO Polsek Pasrepan Polres Pasuruan) bertemu di Ladang milik Perhutani yang termasuk Dsn.Sumberrejo Ds.Galih Kec.Pasrepan Kab.Pasuruan dengan Korban SUWARTI (Perempuan, umur : 57 tahun, Pekerjaan : Petani, Alamat : Dsn.Mangu Ds.Pusungmalang Kec.Puspo Kab.Pasuruan) yang diduga mempunyai ilmu santet, dan saat itulah kedua pelaku langsung melakukan tindak pidana pembunuhan, yang sebelumnya tindakan tersebut sudah direncanakan dikarenakan ada unsur kesal / tepatnya balas dendam.

Modus kedua pelaku melakukan tindak pidana tersebut dengan cara Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN memegang kedua kaki Sdr. SUWARTI dari arah belakang hingga jatuh tersungkur, sedangkan Sdr. NUR memegangi pundak korban supaya tidak bisa bangun, setelah itu Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN memukulkan Kapak bagian tajam kerah dahi dan kepala belakang korban hingga berkali-kali, karena merasa kurang puas Sdr. NUR menggorok leher korban dengan Sabit, dan Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN kembali memukulkan Kapak bagian tajam lagi di bagian Kaki Kanan korban hingga hampir putus, setelah usai melakukan tindak pidana tersebut kedua pelaku langsung kabur meninggalkan korban di TKP.

 

IMG_20160726_151837Selang beberapa hari kemudian, mayat  Sdr. SUWARTI ditemukan dalam keadaan sudah membusuk, mengetahui hal tersebut pihak Perhutani menghubungi pihak keluarga dari Sdr. SUWARTI agar datang ke TKP, tidak terima dengan penemuan mayat warganya yang sudah membusuk, Kepala Desa Pusungmalang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polsek Pasrepan yang selanjutnya pihak anggota langsung melaksanakan olah TKP dan mengumpulkan barang-barang buktinya beserta keterangan saksi sekitar, pihak kepolisian pun langsung mengantongi ciri-ciri tersangka yang diduga kuat melakukan tindak pidana tersebut, dan langsung melakukan penyelidikan dan penelusuran, saat didatangi di kediamannya Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN tidak ada dirumahnya dan dari keterangan anaknya bahwa anaknya beberapa hari yang lalu telah mengantar ayahnya Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN ke Mojokerto untuk bekerja, karena takut melihat pihak Kepolisian dan tidak ingin terlibat dengan kejahatan ayahnya sendiri, anaknya pun menceritakan ucapan terakhir ayahnya yang menjadi rahasia bahwa ayahnya Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN telah membunuh Sdr. SUWARTI, dan dari situlah pihak Kepolisian mengantongi keberadaan Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN.

Dan dari hasil pembuntutan, pihak Kepolisian mengetahui bahwa Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN akan melakukan perjalanan dari Mojokerto hingga Pasuruan, tepat Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN turun di Terminal Lama Pasuruan, langsung pihak Kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Pasrepan AKP TOHARI didampingi 3 orang anggotanya pada hari Jum’at (22/07/2016) jam 08.30 Wib berhasil melakukan penggerebekkan dan penangkap terhadap pelaku Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN  yang selanjutnya dibawa ke Mapolsek Pasrepan Polres Pasuruan untuk dilakukan pemeriksaan.

Dalam pengakuannya bahwa Sdr. SUTIYOK Bin LEGIMAN tidak melakukan tindak pidana itu sendiri, melainkan dengan bantuan menantunya Sdr. NUR yang berhasil Kabur (DPO Polsek Pasrepan Polres Pasuruan), dan pelaku juga mengaku bahwa pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap korban karena mempunyai dendam pribadi, untuk saat ini pelaku ditahan di rumah tahanan Polsek Pasrepan Polres Pasuruan untuk proses penyidikan lebih lanjut dan dijerat Pasal 340 KUHP subs.338 KUHP subs. 351 ayat (3) KUHP sebagai mana dalam perkara dugaan tindak Pidana Pembunuhan yang direncanakan atau penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang, dengan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara”, Ujar Kasubbag Humas MD. YUSUF, SH., MM. / (humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>