PEMBUAT SURAT-SURAT PALSU BERHASIL DI BONGKAR POLRES PASURUAN

SAM_6020Pelapor (Drs. SUNYONO, MM.) sebagai pegawai Negeri pada Dispenduk Capil Kab. Pasuruan telah mencurigai pelaku NM,  Perempuan, Umur : 50 tahun, Pekerjaan : Swasta (Dagang), Alamat : Lingkungan Kutorejo Kel. Kutorejo Kec. Pandaan Kab. Pasuruan sebagai pelaku pembuatan Surat-Surat Palsu ( KK, KTP Palsu) selanjutnya Pada hari Kamis , (07/1/2016)  jam 09.00 Wib pelapor mendatangi  kerumah pelaku (NM) dengan tujuan ingin mengetahui kebenarannya dengan cara memancing kepda pelaku untuk membuatkan KK  yang baru atas nama DJUMAIN .

Saat pelapor (Drs. SUNYONO, MM.) datang kerumah pelaku NM dan meminta tolong membuatkan KK tersebut langsung diterima dan dijanjikan KK tersebut  akan selesai dalam 2 (dua) hari dengan syarat biaya pembuatan satu lembar KK sebesar Rp. 400.000,- ( empat ratus ribu rupiah) disitu Pelapor langsung curiga  mengingat pelapor mengatahui bahwa untuk pembuatan KK ( kartu keluarga)  di Dispenduk Capil Kab. Pasuruan tidak dipungut biaya sama sekali dan waktunya juga tidak sesingkat itu,  karena Pelapor ingin mengungkap dan mengetahui kebenarannya apakah KK yang dibuat Pelaku NM itu Palsu atau Asli, maka pelapor menyetujui pembuatan KK yang dilakukan oleh pelaku (NM)  dengan menyerahkan 2 (dua) lembar foto kopi KK an. DJUMAIN alamat Dsn. Penanggungan Ds. Kejapanan Kec. Gempol Kab. Pasuruan, dan selanjutnya pelapor dimintai uang muka sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) oleh pelaku, dan pada hari Jum’at tanggal 08 Januari 2016 sekira jam 18.00 Wib, pelapor ditelepon oleh pelaku agar mengambil surat KK an. DJUMAIN yang sudah jadi, dan selanjutnya pelapor langsung menuju kerumah pelaku (NM) dan mengambil KK tersebut yang sebelum pelaku meminta uang pelunasannya sebesar Rp. 300.000,- dan oleh pelapor langsung di lunasi, selanjutnya surat KK tersebut dibawa oleh pelapor dan kemudian langsung menghubungi dan meminta bantuan kepada petugas (Pegawai) Dispenduk Capil Kab. Pasuruan untuk melakukan pengecekan tentang keaslian  surat KK tersebut dan apakah surat KK tersebut telah terdaftar dalam Registrasi di Kantor Dispenduk Capil,  dan dari hasil pengecekan tersebut dinyatakan oleh Pegawai Dispenduk Capil bahwa surat KK (kartu keluarga) An. DJUMAIN tersebut  tidak terdaftar dalam Registrasi di Kantor Dispenduk Capil Kab. Pasuruan atau dinyatakan bahwa surat KK An. DJUMAIN tersebut adalah Palsu (tidak asli)  dan setelah mengetahui kebenaran tersebut, selanjutnya Pelapor langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pasuruan.

SAM_6017

Berdasarkan Laporan dari Pelapor tersebut, Kasat Reskrim AKP KHOIRUL HIDAYAT, SH. memerintahkan KBO Reskrim IPTU YUDI PRASTIO bersama 4 orang anggotanya untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku dan  langsung Tim Unit Reskrim menuju kerumah pelaku (NM dan melakukan penangkapan didalam rumahnya, dan dalam pemeriksaan awal pelaku (NM) mengaku dan membenarkan bahwa dirinya telah membuatkan surat KK (Kartu keluarga)  Palsu yaitu An. DJUMAIN dan dalam pembuatan tersebut pelaku (NM) bekerja sama dengan rekannya yang pekerjaannya sebagai tukang Servis Elektronik yang bernama YK, Laki-laki, Umur : 45 tahun, Pekerjaan : Tukang Servis eletronik , Alamat : Dsn. Barsari  Ds. Gambiran  Kec. Prigen  Kab. Pasuruan,  Setelah petugas mendapatkan keterangan dari Pelaku NMselanjutnya langsung menuju kerumah pelaku YK dan langsung juga melakukan penangkapan terhadap pelaku dan petugas juga berhasil mengamankan barang-barang bukti sebagai alat pembuatan Kartu Keluarga (KK) Palsu antara lain 1 (satu) Unit Komputer, 1 Unit Printer Merk Canon dan 1 (satu) buah HP Merk Smart Frend milik pelaku dan selanjutnya ke dua pelaku diatas dibawa ke Polres Pasuruan untuk proses penyidikannya.

Dari hasil pemeriksaan pelaku NM  mengaku dan membenarkan bahwa dirinya telah bekerja sama dengan pelaku bernama YK untuk membuatkan KK (kartu keluarga) Palsu dan pekerjaan pembuatan KK palsu ini sudah dilakukan sebanyak 7 kali dalam setahun ini  termasuk pernah membuatkan KTP Palsu dan Ijasah SMP Palsu  dan pelaku NURMIATI menarik ongkos  perlembar surat palsu sebesar Rp. 400.000,- ( empat ratus ribu rupiah)  dan diberikan kepada pelaku YK yang bagian membuat surat Palsu sebesar Rp. 100.000,- untuk Perlembarnya.

Dari hasil pemeriksaan pelaku YK, mengaku dan memebenarkan bahwa dirinya telah bekerja sama dengan pelaku NM untuk membuatkan surat Katu Keluarga (KK) Aspal ( Asli tapi Palsu ) dan yang terakhir membuatkan KK  An. DJUMAIN alamat Dsn. Penanggungan Ds. Kejapanan Kec. Gempol Kab. Pasuruan, dengan ongkos pembuatan sebesar Rp.100.000,-  akan tetapi sebelumnya pelaku menghubungi orang yang  mengaku bernama AN  alamat Ds. Rembang Kec. Rembang Kab. Pasuruan  lewat Telepon untuk memesan dan membeli Blangko surat  KK kosong (tidak ada isinya)  dan pelaku berhasil mendapatkannya blangko kosong tersebut sebanyak 30 lembar  dari AN  yang sebelumnya telah janjian bertemu di Alun-alun Bangil.  Dan bukan hanya KK palsu, tapi  pelaku YK dalam bekerja sama dengan pelaku NM  juga pernah membuatkan KTP Palsu dan juga Ijasah SMP Palsu dan semuanya tersebut sudah dilakukan sebanyak 7 Kali, adapun cara pembuatan KK, KTP dan Ijasah Palsu tersebut  dengan menggunakan peralatan 1 Unit Komputer, 1 unit Printer Merk Canon dan satu buah  HP Merk Smart Frend  dan dibuat dengan cara yaitu misalnya yang terakhir cara pembuatan KK An. DJUMAIN yaitu pertama Foto kopi KK  yang tidak berlaku di Foto dengan HP Merk Smart Frend, kemudian HP dihubungkan dengan Kabel data ke Komputer , selanjutnya data-data dimasukkan dalam Komputer sesuai dengan ukuran dan data-data masuk ke komputer lalu di Print pada Printer Merk Canon dengan kertas atau Blangko KK kosong  yang didapatkan dari orang yang berinisial AN tersebut diatas dan jadilah Kartu keluarga (KK) Aspal (asli tapi palsu) sesuai dengan permintaan pelapor diatas dan selanjutnya Surat KK tersebut diserahkan kepada pelaku NM pada hari Jum’at , 8/1/2016  jam 18.00 Wib, dan selanjutnya Hari Jum’at 08/1/2016, jam 22.00 Wib kedua pelaku ditangkap dan di tahan di rumah tahanan Polres Pasuruan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 263  KUHP  tentang pemalsuan surat-surat, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara”, Ujar Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP MD. YUSUF, SH., MM. / (humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>