Pencegahan Penyakit Saat Musim Hujan Tiba

41d4d2bf-5401-453d-b783-74b83c6fec03Perubahan musim yang terjadi pada saat ini berpengaruh sekali terhadap kesehatan kita, oleh karena itu alangkah baiknya melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut. Biasanya penyakit tersebut datang secara tiba-tiba, karena tubuh kita belum terbiasa dengan perubahan musim dari kemarau ke musim hujan. Agar kita bisa mengantisipasi penyakit-penyakit yang akan muncul pada musim hujan tidak ada salahnya kita kita untuk mengetahuinya.

Nah ini dia 5 penyakit yang sering menyerang pada saat musim hujan, yaitu:

1.Leptospirosis
Leptospirosis biasa dikenal dengan penyakit kencing tikus, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira sp. yang ditularkan dari hewan ke manusia, dan sebaliknya. Bakteri ini akan dengan mudah berkembang biak pada lingkungan yang becek. Urine (air kencing) dari individu yang terkena penyakit ini merupakan sumber utama penularannya. Saat banjir, air kencing tikus terbawa melalui banjir dan dapat masuk ke tubuh kita melalui permukaan kulit yang terluka, selaput lendir mata, dan hidung.

2.Chikunguya
Penyakit Chikunguya sudah ada sejak dulu, namun marak lagi pada setiap musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh virus Chikunguya, juga ditularkan ke manusia oleh nyamuk Aedes Aegypti. Gejalah penyakit ini yaitu, demam mendadak, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang, serta keluar ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Gejalah lainnya adalah nyeri otot, sakit kepala, menggigil, kemerahan pada selaput mata, pembesaran pada kelenjar getah bening dibagian leher, mual, muntah, dan kadang-kadang disertai gatal pada ruam. Demamnya berbeda dengan demam dangue, demam berdarah dangue, dan campak. Tetapi, nyeri sendi merupakan gejalah yang menonjol.

3.Demam Berdarah Dangue
Pada saat musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan tempat indukan nyamuk Aedes Aegypti, yaitu nyamuk penular penyakit demam berdarah. Hal ini dikarenakan pada saat musim hujan, banyak sampah seperti kaleng bekas, ban bekas, dan tempat-tempat tertentu terisi air dan terjadi genangan selama beberapa waktu. Genangan air itulah yang akhirnya menjadi tempat berkembang biak nyamuk tersebut. Dengan meningkatnya pupulasi nyamuk sebagai penular penyakit, resiko terjadinya penularan penyakit juga semakin meningkat.

4.Diare
Diare sangat erat kaitannya dengan kebersihan individu (personal hygiene). pada saat musim hujan dengan curah hujan yang tinggi, potensi banjir meninggkat. Pada saat banjir, sumber-sumber air minummasyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal akan ikut tercemar. Disamping itu, pada saat banjir biasanya akan terjadi pengungsian dengan fasilitas dan sarana serba terbatas, termasuk ketersediaan air bersih. Itu semua menjadi potensial menimbulkan penyakit diare disebabkan penularan yang cepat.

5.ISPA
Penyebab ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) dapat berupa bakteri, virus, dan berbagai mikroba lainnya. Gejala utama dapat berupa batuk dan demam. Jika berat, dapat atau mungkin disertai sesak napas, nyeri dada, dan lain-lain.Cara penanganan terhadap penyakit-penyakit diatas yaitu dengan, istirahat, pengobatan sistomatis sesuai gejala, dan mungkin diperlukan pengobatan kausal untuk mengatasi penyebab, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah penularan terhadap orang sekitar (misalnya dengan menutup mulut ketika batuk, tidak meludah sembarangan). faktor berkumpulnya banyak orang misalnya ditempat pengungsian korban banjir juga berperan dalam penularan ISPA.

Penulis : Rika/Piket Command Center

Publish : Dias/Humas