POLRES PASURUAN TINGKATKAN KETERAMPILAN MENEMBAK UNTUK MENGHADAPI PELAKU TINDAK PIDANA KRIMINAL

SAM_6360Kemampuan melumpuhkan pelaku kejahatan, dan tindak kriminal harus dimiliki oleh seluruh anggota Polri. Kemampuan ini diperlukan oleh seluruh anggota jajaran kepolisian. Gunanya tentu saja untuk menghadapi pelaku tindak kriminal, atau bisa saja sewaktu-waktu dihadapkan dengan kondisi mendesak contohnya seperti kejadian teror bom di Sarinah-Jakarta beberapa waktu lalu. Dan guna terus mengasah kemampuan dan keterampilan tersebut yang salah satunya dengan cara menembak dengan menggunakan senjata api, maka seluruh Anggota Polres Pasuruan yang memegang senjata api dinas, diperintahkan oleh Kapolres Pasuruan AKBP SOELISTIJONO, S.I.K., M.H., pada hari Jum’at  (29/01/2016) dimulai pukul 07.00 WIB untuk menggelar latihan menembak di Lapangan Watukosek Gempol-Pasuruan.

Adapun yang mengikuti pelatihan menembak sebanyak 110 Personel diantaranya Satuan Fungsi Reskrim, Intelkam,  Sat Resnarkoba, Shabara dan Lalu lintas yang dibawah pengawasan langsung oleh Kabag Sumda KOMPOL ROCHADI B.W., SH., bersama Instruktur Penembak dari Pusdik Brimob Watukosek. Dan sebelum dilakukan latihan menembak seluruh Anggota yang mengikuti giat tersebut terlebih dahulu di apelkan dan diberi arahan oleh Instruktur yang intinya “Ada 3 unsur menembak yang harus dimiliki oleh Pemula yaitu : 1. Mengerti dalam membidik sasaran, 2. Sikap dalam melakukan tembakan, 3. Menekan Penarik / Picu senjata api dengan perlahan-lahan (tidak tergesah-gesah), selain itu Penembak harus melihat terlebih dahulu garis bidik baru kemudian satukan dengan poros dan untuk sikap menembak ada 2 cara yaitu yang pertama berdiri dengan menggunakan 1 tangan dan cara yang kedua adalah berdiri dengan menggunakan 2 tangan akan tetapi yang paling efektif untuk melakukan tembakan adalah berdiri dengan menggunakan 2 tangan”.

Kali ini setiap Penembak diberikan Amunisi oleh Instruktur sebanyak 13 Butir Peluru dengan jarak 15 meter dari sasaran tembak dan menggunakan cara / posisi berdiri dengan menggunakan 2 tangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan anggota di bidang menembak, sebelumnya untuk para peserta menembak diwajibkan mengikuti tes psikologi guna syarat nantinya para nggota memegang senpi dinas, adapun maksud dan tujuan diselengarakan latihan menembak ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan memelihara kemanpuan perorangan”, Ujar Kapolres Pasuruan AKBP SOELISTIJIONO S.I.K., M.H.

SAM_6363

Dalam pelaksanaanya, Pelatih memberikan isyarat kepada para Anggota yang melakukan latihan menembak selanjutnya terdengar aba-aba teriakan dari pelatih dengan istilah “sasaran aman kanan aman kiri, penembak siap, isi peluru, persiapan dan terdengar dor dor dor…. dari senjata api para anggota yang sedang latihan menuju sasaran tembak yang telah ditentukan. Setelah peluru dalam silinder habis, selanjutnya Instruktur memberikan aba-aba lagi “Aman kanan aman kiri, kosongkan silinder, letakkan senpi di atas meja”. Kemudian anggota didampingi oleh instruktur menuju ke tempat sasaran / skip untuk melihat dan menilai hasil dari tembakan para anggota.

Latihan menembak ini dilaksanakan dengan tertib aman dan lancar dengan mengikuti petunjuk-petunjuk, ketentuan dari sang instruktur./ (humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>