SATRESNARKOBA POLRES PASURUAN UNDANG KYAI AJAK TOBAT PARA TERSANGKA PENYALAHGUNAAN NARKOBA

IMG_20151028_121620Penyalahgunaan Narkoba dapat merusak karakter, fisik, dan kesehatan menusia serta dalam jangka panjang bisa merusak generasi bangsa dan negara dari segala aspek kehidupan, dan kejahatan narkoba ini oleh negara digolongkan kejahatan luar biasa juga serius, sehingga pemerintah saat ini mencanangkan Indonesia Darurat Narkoba, Untuk itu Kapolres Pasuruan AKBP SOELISTIJONO S.I.K memerintahkan Kasat Narkoba IPTU NANANG SUGIYONO.SH beserta tim unit Narkoba untuk menindak tegas kepada para pelaku penyalahgunaan Narkoba yang berada di wilayah Hukum Polres Pasuruan, akan tetapi Kapolres Pasuruan tidak hanya melakukan upaya represif untuk menangkap dan menghukum para pelaku penyalahgunaan Narkoba akan tetapi Kapolres Pasuruan mengharap para pelaku juga bisa kembali kejalan yang benar dengan cara memberikan siraman rohani.
Selanjutnya pada hari  Rabu 28 Oktober 2015 tepatnya di Polres Pasuruan Satresnarkoba mengadakan press release terhadap para penyalahguna Narkoba dan pengedar Sabhu-sabhu dalam sebulan terakir ini (selama bulan Oktober 2015) Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil mengamankan 7 (tujuh) kasus Sabhu dengan 9 (sembilan) tersangka berikut dengan barang buktinya.
Menindak lanjuti perintah Kapolres Pasuruan, bersamaan dengan kegiatan press release tersebut, maka Kasat Resnarkoba IPTU NANANG SUGIYONO.SH mengundang tokoh agama Gus Narjo Narjon Najih Afnani dari Pondok Pesantren Besuk Kejayan – Pasuruan untuk memberikan siraman rohani kepada para pelaku penyalahgunaan Narkoba, dan dalam ceramahnya di depan para tersangka penyalahgunaan Narkoba beliau menyampaikan bahaya menggunakan Narkoba, sebagaimana hadist Nabi yang artinya “Setiap minuman yang memabukkan adalah khamer dan yang setiap memabukkan adalah haram. Barang siapa yang kecanduan minuman keras dan mati kemudian tidak bertaubat maka nanti ia tidak akan meminumnya di akhirat”.

Tujuan para tersangka diberi pencerahan agama agar para pelaku kembali jalan yang benar dan tidak mengulangi perbuatanya lagi serta menurut agama Narkoba itu di larang serta haram dan dari perspektif hukum jelas melanggar, sebagaimana diatur  UU RI No.35 Th.2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

DUNIA INDAH TANPA NARKOBA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>