TINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBIDIK MANGSA, KAPOLRES PASURUAN AJAK ANGGOTANYA LATIHAN MENEMBAK

img-20161213-wa0030Kemampuan melumpuhkan pelaku kejahatan, dan tindak kriminal harus dimiliki oleh seluruh anggota Polri. Kemampuan ini diperlukan oleh seluruh anggota jajaran kepolisian. Gunanya tentu saja untuk menghadapi pelaku tindak kriminal, atau bisa saja sewaktu-waktu dihadapkan dengan kondisi mendesak. Dan guna untuk terus mengasah kemampuan dan keterampilan tersebut yang salah satunya dengan cara menembak dengan menggunakan senjata api, maka seluruh Anggota Polres Pasuruan yang memegang senjata api dinas dan khusunya seluruh Anggota Tim Saber Begal yang dalam misinya dikhususkan untuk memberantas Begal-begal yang membahayakan masyarakat Kab. Pasuruan, maka diperintahkan langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP MUHAMMAD ALDIAN, S.I.K., M.H., pada hari Sabtu  (10/12/2016) dimulai pukul 07.00 WIB untuk menggelar latihan menembak di Lapangan Pusdik Sabhara Porong-Sidoarjo.

Adapun yang mengikuti pelatihan menembak sebanyak 130 Personel diantaranya Satuan Fungsi Reskrim, Intelkam,  Sat Resnarkoba, Shabara, Lalu lintas, dan Tim Saber Begal Polres Pasuruan, dalam giat tersebut langsung di awasi oleh Kapusdik Sabhara KOMBES POL A. FAHRUZ ZAMAN, Kapolres Pasuruan AKBP MUHAMMAD ALDIAN, S.I.K., M.H., dan Wakapolres Pasuruan KOMPOL BAGUS IKHWAN CHRISTIAN, S.I.K., M.H. bersama Instruktur Penembak dari Pusdik Sabhara Porong.

Sebelum dilakukan latihan menembak, terlebih dahulu seluruh Anggota yang mengikuti giat tersebut di apelkan dan diberi arahan oleh Instruktur tentang cara menembak mulai dari cara memegang senpi yang benar, cara membidik sasaran dengan melihat terlebih dahulu garis bidik baru kemudian satukan dengan poros, selanjutnya sikap dalam melakukan tembakan (ada 2 cara yaitu yang pertama berdiri dengan menggunakan 1 tangan dan cara yang kedua adalah berdiri dengan menggunakan 2 tangan akan tetapi yang paling efektif untuk melakukan tembakan adalah berdiri dengan menggunakan 2 tangan), hingga cara menekan menekan Penarik / Picu senjata api dengan perlahan-lahan (tidak tergesah-gesah)”.

Kali ini setiap Penembak diberikan Amunisi oleh Instruktur sebanyak 13 Butir Peluru dengan jarak 15 meter dari sasaran tembak dan menggunakan cara / posisi berdiri dengan menggunakan 2 tangan dan 1 tangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan anggota di bidang menembak, sebelumnya untuk para peserta menembak diwajibkan mengikuti tes psikologi guna syarat nantinya para nggota memegang senpi dinas, adapun maksud dan tujuan diselengarakan latihan menembak ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan memelihara kemanpuan perorangan”, Ujar Kapolres Pasuruan AKBP MUHAMMAD ALDIAN, S.I.K., M.H.

Dalam pelaksanaanya, Pelatih memberikan isyarat kepada para Anggota yang melakukan latihan menembak selanjutnya terdengar aba-aba teriakan dari pelatih dengan istilah “sasaran aman kanan aman kiri, penembak siap, isi peluru, persiapan dan terdengar dor dor dor….!!! dari senjata api para anggota yang sedang latihan menuju sasaran tembak yang telah ditentukan. Setelah peluru dalam silinder habis, selanjutnya Instruktur memberikan aba-aba lagi “Aman kanan aman kiri, kosongkan silinder, letakkan senpi di atas meja”. Kemudian anggota didampingi oleh instruktur menuju ke tempat sasaran / skip untuk melihat dan menilai hasil dari tembakan para anggota.

Latihan menembak berjalan dengan tertib, aman, dan lancar dengan mengikuti petunjuk-petunjuk dan ketentuan dari sang instruktur. (clar/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>