KAPOLSEK PURWOSARI BERSAMA BHABINKAMTIBMAS HADIRI MINLOK LINTAS SEKTOR DI DESA KARANGREJO PURWOSARI

Kapolsek Purwosari memberikan sambutan pada minlok lintas sektor di Desa Karangrejo.
Kapolsek Purwosari memberikan sambutan pada minlok lintas sektor di Desa Karangrejo.

Purwosari – Di Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, telah dilaksanakan Minlok (Mini Loka Karya) lintas sektor oleh Puskesmas Karangrejo, pada hari Jumat 29/11/2019. Diikuti 4 Desa dalam pelayanan Kesehatan yang termasuk di Puskesmas Karangrejo.

Bentuk kegiatan, penyuluhan dan sosialisasi pelayanan kesehatan serta pencegahan penyakit stunting dan penyakit TB (Tuberculosis). Yang hadir adalah Forkopimka Purwosari, Kepala Puskesmas Karangrejo, BBKTM dan Babinsa (Desa Sumbersuko, Karangrejo, Sumberejo dan Desa Cendono), Para Kepala Desa yang masuk dalam pelayanan kesehatan bersama Puskesmas Karangrejo, Bidan Desa serta 50 orang perwakilan dari 4 Desa.

Diawali pembukaan, kemudian sambutan Forkopimka yang diwakili Kapolsek Purwosari AKP I Made Suardana, S.Sos., M.Hum. menyampaikan perlunya kegiatan ini bukan saja dilakukan hanya di Puskesmas tetapi pada kegiatan di Desa melalui Program PKK ataupun kegiatan Posyandu sehingga dalam mencegah penyakit stunting maupun TB dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya tentang kesehatan baik di lingkungan masyarakat maupun lingkungan keluarga.

Peserta minlok lintas sektor di Desa Karangrejo Purwosari.
Peserta minlok lintas sektor di Desa Karangrejo Purwosari.

Kepala Puskesmas dr. Agus Hendra Wiguna menyampaikan SPM (Standart Pelayanan Maksimal) perlu dukungan dari Desa-Desa yang tercakup dalam pelayanan di Puskesmas Karangrejo tanpa ada kerjasama dari lini bawah maupun stakeholder program yang disampaikan tidak akan bermanfaat bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungannya. Perawat Puskesmas, Ario Wibisono menyampaikan tentang penyakit TB (Tuberculosis) pengobatannya jangan setengah-setengah kalau mau sembuh. TB ini penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang paru serta tubuh lainnya seperti tulang, sendi, usus, kulit, kelenjar getah bening. Ini karena kurang pahamnya masyarakat mulai dini disebabkan masih kurang imunisasi anak, serta kurang menjaga kesehatan lingkungan. Petugas Gizi Puskesmas Karangrejo, Puji Astuti menyampaikan uraian tentang stunting, bahwa Indonesia urutan 17 negara yang terdiri dari 37,2% stunting, 12,1% wasting, 11,9% overweight. Stunting adalah gagal tumbuh pada anak balita akibat gizi kronis. Dampak stunting menghambat kecerdasan, memicu penyakit dan menurunkan produktivitas.

Kegiatan diakhiri doa dan ramah tamah. Pada pelaksanaannya, kegiatan terbuka sesuai dilakukan koordinasi bersama dengan pihak pelayanan kesehatan Puskesmas Karangrejo, Kecamatan Purwosari.

Penulis : Kasihumas Polsek Purwosari, Aiptu I Kadek Sudiana.